Prakerja Tahun 2023 Telah Dibuka, Biaya Intensif yang Lebih Kecil Menjadi Masalah Baru

7 Februari 2023, 08:31 WIB
Pendaftaran Akun Prakerja Tahun 2023 Telah Dibuka, Namun Banyak Warganet yang kurang Setuju Dengan Skema Baru /Instagram/@prakerja.go.id/Instagram @prakerja.go.id

TRENGGALEKPEDIA.COM - Bagi kalian yang belum memiliki akun prakerja, pada tahun 2023 ini pendaftaran kartu prakerja telah dibuka. 

Dibukanya pendaftaran prakerja ini di umumkan di instagram resmi milik prakerja yakni @prakerja.go.id pada hari Jum'at, 3 Februari 2023. 

Dalam poster unggahan di instagram tersbut bertuliskan "pendaftaran akun prakerja telah dibuka! "

Baca Juga: TikToker Wajib Tahu, Berikut Ide konten untuk TikTok Agar Viewers Banyak dan Menghasilkan

"Segera daftar sekarang untuk kamu yang belum memiliki akun prakerja," tulisa keterangan di caption postingan tersebut. 

Dalam postingan tersebut disukai oleh warganet sebanyak 44 ribu lebih dan 3.552 komentar, dari kesekian banyak komentar banyak di antara warganet yang mempertanyakan mengenai insentif yang berbeda dengan gelombang-gelombang sebelumnya. 

"Insentif 600k??? Biaya pelatihan sebanyak itu, dan jadi mahal banget harga per pelatihan nya. Yah berduit yah yg buka pelatihan," tulis salah satu pengguna instagram. 

Baca Juga: Berikut Rekomendasi Earphone dengan Harga Terjangkau Kualitas Bagus

Ada juga yang memberikan komentar agak pedas terkait dengan skema baru yang diterapkan ini.

"Gak guna cuma dapat 600 ribu.. Beli kuota aja kurang," tulisa salah satu akun.

Hal tersebut terjadi karena perbedaan pendapat atau insentif yang diberikan dari gelombang sebelumnya.

Pada tahun 2023 ini pemerintah menerapkan skema baru, yakni Fokus pada peningkatan skill penerima bantuan prakerja.

Biaya untuk pelatihan lebih besar dari pada insentif yang diterima, standar pelatihan ditingkatkan, sistem untuk pelatihan juga bertambah seperti daring, luring, dan bauran.

 

Baca Juga: Begini Nasib Oknum Perawat yang Lakukan Keteledoran Terhadap Bayi 8 Bulan di Palembang

Insentif yang diterima menjadi perbedaan mendasar dari gelombang sebelumya, dan banyak dari masyarakat yang mungkin tidak setuju dengan skema baru ini.

Pada tahun ini total bantuan di Naikkan menjadi 4,2 juta setiap penerima dengan rincian, Biaya Pelatihan: Rp 3.500.000, Insentif Pasca Pelatihan: Rp 600.000, Insentif Pengisian Survey: Rp 100.000.

Lalu berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni insentif yang diberikan kepada penerima sebesar 600 ribu diberikan selsma 4 bulan, dan insentif pengisian survey evaluasi sebesar 50 ribu rupiah per survei.***

 

Editor: Dani Saputra

Tags

Terkini

Terpopuler